Calon Haji Indonesia Dijambret Monyet di Jabal Nur

Jemaah pun diimbau berhati-hati saat mengunjungi Jabal Nur di Kota Mekah, Arab Saudi.

oleh Liputan6 diperbarui 17 Sep 2014, 22:32 WIB
Jabal Nur, Mekah, Arab Saudi. (Liputan6.com/Anri Syaiful)

Liputan6.com, Mekah - Kewaspadaan tetap harus diutamakan jemaah calon haji saat berada di Tanah Suci. Seorang anggota jemaah calon haji Indonesia bernama Agus Sulistyo dijambret tasnya oleh seekor monyet saat berada di Jabal Nur, Kota Mekah, Arab Saudi.

"Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu siang waktu setempat," kata Ketua Sektor G Ali Ghozi di Mekah, Rabu (17/9/2014).

Agus Sulistyo berasal dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 rombongan 8 embarkasi Pondok Gede Jakarta. Akibat peristiwa itu Agus antara lain kehilangan uang 105 riyal, buku kesehatan, dokumen perjalanan haji, minyak wangi, kacamata, Alquran dan obat-obatan.

Atas peristiwa itu Ali Ghozi meminta jemaah berhati-hati saat mengunjungi Jabal Nur.

Jabal Nur adalah sebuah gunung di mana Malaikat Jibril pada 17 Rajab turun membawa wahyu yang pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Jabal Nur terletak sekitar 7 kilometer sebelah barat Masjidil Haram.

Tingginya kurang lebih 642 meter. Di bukit ini terdapat Gua Hira, tempat Nabi Muhammad SAW menyendiri beribadah.

Sementara di Tanah Air, sebanyak 445 calon haji dari Kloter 35 asal Kota Jember, Gresik, dan Surabaya yang berada di Asrama Haji Sukolilo diperiksa barang bawaan mereka ketika akan berangkat di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Rabu (17/9/2014), hasilnya, petugas gabungan menemukan puluhan senjata tajam seperti pisau, gunting, silet, hingga paku.

Meski sudah diperingatkan berulang kali oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk mematuhi peraturan penerbangan internasional, ternyata masih banyak calon jemaah haji yang membandel. Senjata tajam dan barang terlarang lainnya yang ditemukan langsung disita dan ditahan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. (Ant)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya