Urusan Parkir, Massa Prabowo-Hatta Bersitegang dengan Polisi

Karena situasi sempat tegang, akhirnya Wakapolsek Metro Gambir Kompol Kasmono datang untuk menenangkan. Tapi mobil tak kunjung dipindahkan.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 08 Agustus 2014, 13:30 WIB
Massa Prabowo-Hatta Bersitegang dengan Polisi di depan MK (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bersitegang dengan polisi. Penyebabnya, 2 mobil berisi logistik makanan yang mereka siapkan akan diderek paksa oleh polisi.

Polisi mengerahkan 1 unit mobil derek menuju mobil yang diparkir tepat di depan Kantor Menko Perekonomian. Seketika, beberapa orang yang ada di sekitar mobil langsung protes.

"Ini apa-apaan, Pak? Kok mau diderek? Kami di sini cuma parkir. Ini isinya makanan dan minuman untuk teman-teman yang sedang demo. Kasihan mereka dari tadi aksi," kata Taufik, koordinator aksi, Jumat (8/8/2014).

Kendati diprotes, polisi bersikeras menderek Avanza putih B 1391 EKE dan Avanza hitam B 1049 PKX itu. Polisi mengatakan, sudah memberikan peringatan sejak awal.

"Saya kan sudah peringatkan dari awal. Di sini tidak boleh untuk parkir mobil. Cuma buat pendemo. Kalau parkir silakan parkir di tempat lain," kata seorang anggota polisi, Ipda Darmanto.

Jawaban Darmanto ini langsung ditimpali Taufik dengan mengatakan, "Saya kan tidak ganggu jalan. Ini juga tidak bikin macet, kenapa dipindah?"

Karena situasi sempat tegang, akhirnya Wakapolsek Metro Gambir Kompol Kasmono datang untuk menenangkan. Kasmono meminta pemilik mobil menurunkan logistik lalu memindahkan mobil.

"Bapak, saya minta, turunkan saja logistiknya. Setelah itu mobil dipindahkan. Karena mobil kami saja tidak boleh parkir di sini. Logistik juga sama, turunkan lalu pergi. Jadi saya minta kerja samanya," ujar Kasmono.

Massa pun menerima saran Kasmono. Belasan massa yang tadinya berkerumun akhirnya membubarkan diri. Tapi sampai berita ini diturunkan, mobil tak kunjung dipindahkan.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya