Ketua MK: Jauh Lebih Baik yang Tua Minta Maaf ke yang Muda

Silaturahmi dapat membantu terwujudnya kembali persatuan Indonesia setelah sebelumnya masyarakat terpecah menjadi 2 kubu saat Pilpres.

oleh Silvanus AlvinDiterbitkan 05 Agustus 2014, 12:16 WIB
Ketua MK Hamdan Zoelva (keempat dari kiri) juga berharap pada 2014 mendatang DPR segera menunjuk Hakim MK yang baru untuk menggantikan posisi yang ditinggal Akil Mochtar (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang perdana gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 yang digelar Rabu 6 Agustus besok. Sehari sebelum menyidang, MK menggelar acara halal bihalal.

Pada kesempatan halal bihalal itu, Ketua MK Hamdan Zoelva menerangkan pentingnya saling bermaaf-maafan. Tapi menurut dia, idealnya, pihak yang lebih tua minta maaf ke yang muda.

"Yang baik itu, yang muda minta maaf ke yang tua. Tapi jauh lebih baik, yang tua minta maaf ke yang muda," ujar Hamdan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (5/8/2014).

Dia menjelaskan, silaturahmi dapat membantu terwujudnya kembali persatuan Indonesia setelah sebelumnya masyarakat terpecah menjadi 2 kubu saat Pilpres.

Mantan politisi PBB itu menuturkan momentum Idul Fitri dapat menjadi modal memperkokoh persatuan bangsa dan menjadikan Indonesia bangsa besar.

"Momentum Idul Fitri dan halal bihalal haruslah selesaikan perbedaan di antara kita warga bangsa. dengan kesamaan dan kesatuan, itu akan rekonstruksi lagi hubungan di antara kita, jadi kuat dan kokoh. Ini bisa jadi modal bangun bangsa besar, bangsa yang disegani," terang Hamdan.

"Dalam kerangka itu, kita harus maknai halal bihalal, yang tadi jauh jadi dekat. Yang dulunya blok, kita hilangkan tembok pemisah dengan jabat tangan dan saling memaafkan," demikian Hamdan.

Baca juga:

MK Optimistis Putusan Sengketa Pilpres 2014 Tak Bikin Rusuh

MK Panggil Pihak Terkait Sidang Gugatan Prabowo-Hatta 6 Agustus

Ketua MK: Perbedaan Itu Karunia, Kerukunan Harus Dibangun

(Sss)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya