Polda: Waspada, Kejahatan Meningkat Jelang Ramadan

" Kegiatan ekonomi luar biasa, jadi transaksi itu banyak sekali. Mengundang atau menjadi magnet bagi pelaku kejahatan."

oleh Widji AnantaDiterbitkan 19 Juni 2014, 14:43 WIB
Ilustrasi Pencopetan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Tangerang - Menghadapi Bulan Suci Ramadan, polisi mengkhawatirkan naiknya angka kejahatan. Lantaran, banyak terjadi transaksi ekonomi yang menjadi sasaran para pelaku kejahatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/6/2014).

"Jadi yang jadi masalah setiap tahun adalah menjelang Ramadan dan Idul Fitri, kejahatan cenderung meningkat. Kegiatan ekonomi luar biasa, jadi transaksi itu banyak sekali. Mengundang atau menjadi magnet bagi pelaku kejahatan," katanya.

Ada beberapa target yang diincar para kriminal. "Seperti tahun-tahun terdahulu yang menjadi sasaran adalah seperti SBPU, pegadaian, nasabah bank, toko emas dan pelaku-pelaku ekonomi di pasar-pasar tertentu, ini yang kita antisipasi."

Selain pelaku kejahatan yang sudah berada di Jakarta perlu diantisipasi juga pelaku yang berada di luar Jakarta. Polisi pun menggelar Operasi Cipta Kondisi. "Untuk mengantisipasi adanya kemungkinan pelaku-pelaku ini datang ke Jakarta untuk meraup keuntungan secara tidak sah," urai Rikwanto.

Rikwanto mengungkapkan, polisi akan memberikan bantuan setiap masyarakat yang membutuhkan pengawalan dalam melakukan transaksi ekonomi.

"Kita harapkan masyarakat juga bisa lebih hati-hati lagi dalam berkegiatan ekonomi yang membawa uang, pakai perhiasan, bertransaksi. Kalau memang memerlukan pengamanan, minta kepada kantor polisi terdekat akan kita layani. Gratis," tambah dia. (Tnt)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya