Timses: Jokowi-JK Seperti Timnas Belanda, Defensif Tapi Menang

Ferry Mursyidan Baldan mengingatkan, kemenangan Jokowi-JK dalam survei tak boleh membuat kubunya besar kepala.

oleh Silvanus AlvinDiterbitkan 17 Juni 2014, 14:28 WIB
Ilustrasi Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota tim sukses pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla, Ferry Mursyidan Baldan mengingatkan kemenangan Jokowi-JK dalam survei Indo Barometer tak boleh membuat kubunya besar kepala. Menurut Ferry, Pilpres 2014 ibarat pertandingan sepakbola, di mana pasangan Prabowo-Hatta bak timnas sepakbola Spanyol yang tampil ofensif, sedangkan Jokowi-JK seperti Belanda yang defensif.

"Tidak perlu kita anggap pilpres ini seperti perang. Pilpres ini seperti sepakbola. Kebetulan saya pendukung Belanda, kita tidak ofensif, yang ofensif Spanyol. Akhirnya Belanda tetap bisa menang," kata Ferry di Jakarta, Selasa (17/6/2014).

Dalam pertandingan Piala Dunia di Brasil beberapa waktu, Belanda memang berhasil membekuk Spanyol 5-1.

Terlepas dari hal tersebut, Ferry menekankan agar partai pengusung Jokowi-JK, yakni PDIP, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI harus tetap melakukan upaya-upaya luar biasa untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 itu.

"Ini seperti grand final pertandingan tenis meja di set terakhir. Kesalahan pesaing kita akan menjadi poin bagi kita. Kita berlomba menyajikan hal yang baik sehingga masyarakat Indonesia terhidang figur yang pantas," paparnya.

Pada kesempatan ini, Ferry juga mengingatkan bahwa kampanye resmi harus dilaksanakan sesuai deklarasi kampanye berintegritas dan damai. Tidak membuat kampanye hitam.

"Di awal-awal, orang meragukan ke-Islaman Jokowi. Ada spanduk-spanduk yang muncul seperti Jakarta Bangkit. Ada yang nggak ikhlas Jokowi memimpin Indonesia. Tapi kita tidak akan terlalu sewot menghadapi itu," imbuhnya.

"Jangan bodohi masyarakat dengan hal-hal yang tidak relevan lalu merusak sendi-sendi keberagaman dan kebhinekaan. Kalau ada orang-orang yang ingin merusak harus menjadi musuh kita bersama," tandas Ferry. (Mut)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya