4.000 Obat Terlarang Disita BPOM Makassar

Obat itu adalah somadril kamplet dan karponen yang telah dilarang beredar sejak tahun lalu oleh pemerintah karena memberi efek buruk.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Juni 2014, 17:55 WIB
(Liputan6 TV)

Liputan6.com, Makassar - Petugas BPOM Makassar menyita lebih dari 4.000 obat terlarang dari berbagai apotek di kota Sulawesi Selatan. Berita itu mengawali Kilas Indonesia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (12/6/2014).

Obat itu adalah somadril kamplet dan karponen yang telah dilarang beredar sejak tahun lalu oleh pemerintah karena memberi efek buruk.

Selama ini, obat obatan itu ternyata digunakan oleh kriminal untuk melancarkan aksinya karena memberikan efek halusinasi tinggi dan merusak jaringan otak. Obat-obatan itu digunakan oleh remaja untuk memperkosa, seks bebas, hingga pencurian bermodus geng motor.

Beralih ke Jakarta, seorang calon legislator kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, meninggal sesaat menjalani sidang di Mahkamah Konstitusi Jakarta. Kedatangan jasadnya disambut histeris oleh keluarga di rumah. Andi Usdar Ahmad pamit kepada keluarga untuk pergi ke Jakarta menghadiri hajatan salah satu rekannya, tapi ia malah meninggal dunia usai sidang di Mahkamah Konstitusi. Ia terpilih sebagai caleg dari Partai Hanura. 

Pihak keluarga meminta Ambo Dalle yang merupakan Ketua DPD Partai Hanura bertanggungjawab atas kematian almarhum.

Masih di Jakarta, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kembali menertibkan ratusan kendaraan bermotor yang parkir liar di Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan mencabut pentil ban kendaraan. Razia akan dilakukan terus-menerus hingga tak ada lagi parkir liar yang mengganggu arus lalu lintas, khususnya menjelang bulan Ramadhan yang ditandai dengan meningkatnya pembeli ke pusat grosir itu. Jika cabut pentil tak juga menimbulkan jera, petugas akan membawa kendaraan itu ke kantor Dishub.

Sementara itu di Jawa Timur, pemeriksaan tim Kereta Api Daerah Operasional (KA DAOPS) 8 Surabaya menyimpulkan kecelakaan antara kereta api Mutiara Timur dengan truk di perlintasan Jemur Sari, Surabaya disebabkan karena truk yang menerobos palang perlintasan meski sirine sudah berbunyi.

Data PT KAI Daops 8 menyebutkan dari Januari hingga Juni telah 13 kali terjadi kecelakaan di lintasan kereta api. Pengendara kendaraan bermotor didesak mematuhi peraturan untuk mendahulukan kereta saat mendengar sirine di palang pintu telah berbunyi. (Yus)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya