Liputan6.com, Jakarta - Tak ada yang berubah dari keseharian Hatta Rajasa. Setelah dideklarasikan sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan ini tetap menjalani rutinitas sehari-hari seperti biasa.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Jumat (6/6/2014), bapak berusia 60 tahun ini menjalani rutinitasnya mulai dari menjadi imam salat bagi keluarganya hingga berolahraga untuk menjaga kebugaran.
Jabatan sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini diemban Hatta merupakan bagian dari perjalanan karier politiknya yang telah dirintis sejak Pemilu 1999. Awalnya ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari dapil Bandung, Jawa Barat dan langsung dipercaya menjadi ketua fraksi reformasi.
Karier Hatta berlanjut di pemerintahan. Ayah dari 4 anak ini pernah menduduki sejumlah posisi menteri negara. Seperti Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Perhubungan, Menteri Sekretaris Negara, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Kedekatannya bersama SBY tak hanya di pemerintahan. Hatta kemudian menjadi besan SBY setelah putrinya Siti Rubi Aliya Rajasa dipersunting oleh Edhie Baskoro Yudhoyono yang tak lain adalah putra sang presiden.
Hatta akhirnya memutuskan mundur dari jabatan Menko Perekonomian demi bisa maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Pasangan Prabowo-Hatta ini diusung koalisi Partai Gerindra, PAN, PKS, PPP, Golkar, dan PBB.
Kini suami dari Oktiniwati Ulfa Dariah atau akrab disapa Okke Rajasa ini sedang bersiap menghadapi pertarungan dalam ajang Pilpres yang digelar 9 Juli mendatang. Pada 19 Mei lalu, pasangan Prabowo-Hatta dideklarasikan di Rumah Polonia dalam suasana gegap gempita.
Dalam pandangan pengamat politik, duet Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa memiliki kelebihan dalam artikulasi. Sehingga gagasan dapat disampaikan dengan lebih mengena.
Selain sebagai politisi, Hatta Rajasa juga berkiprah sebagai pengusaha perminyakan. Ini sesuai dengan pendidikan yang pernah ditempuhnya di teknik perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Selain itu, Hatta juga merupakan pecinta karya seni. Di rumahnya, Hatta mengoleksi sekitar 200 karya lukisan yang ia beli dari berbagai negara. Selain penggemar lukisan, Hatta juga mengoleksi sejumlah ikan koi di rumahnya. Baginya, ikan-ikan koi memiliki filosofi tentang keberagaman.
Dengan keputusannya maju sebagai calon wakil presiden, kini Hatta bersiap menghadapi babak hidup yang baru. Tentu saja jalan hidup yang juga akan ditentukan oleh pilihan rakyat Indonesia. (Sss)
Advertisement