Liputan6.com, Amsterdam - Perkembangan teknologi pada dunia otomotif semakin pesat. Kondisi udara yang penuh dengan polusi menuntut para pabrikan otomotif menciptakan kendaraan bebas emisi dengan bertenaga listrik.
Tak hanya mobil pribadi saja yang akan mengusung teknologi penggerak terbaru yang memakai sistem elektrik, nantinya mobil komersial akan menggunakan teknologi penggerak tersebut.
Bahkan, seiring perkembangan teknologi membuat bentuk darik konsep sebuah mobil angkutan barang memiliki desain yang futuristik dan aerodinamis seperti yang diciptakan oleh Liberty Electric Cars. Perusahaan ini menjawab keluhan dari para pengusaha yang menginginkan sebuah kendaraan yang mampu mengangkut barang dengan jumlah yang banyak namun menghasilkan emisi yang rendah.
Melansir laman Carscoops, Kamis (5/6/2014), Liberty Electric Cars merupakan perusahaan yang biasa memasok komponen kelistrikan pada berbagai kendaraan termasuk juga Range Rover yang menggunakan Liberty E-Range untuk penggerak elektriknya.
Adalah Deliver, nama mobil barang yang diciptakan oleh Liberty Electric Cars. Proyek mobil listrik ini sudah dimulai sejak November 2011 lalu.
Perusahaan ini bertujuan mengurangi emisi yang dihasilkan oleh mobil angkutan barang mencapai 40%. Dalam menggarap Deliver, Liberty Electric Cars memakai desain yang sangat futuristik seolah mobil barang ini datang dari tahun 2020-an.
Deliver memiliki bobot mencapai 2.200 kg dan mampu mengangkut barang dengan berat mencapai 700 kg. Dimensi lebarnya hampir sama dengan mobil pikap pada umumnya namun memiliki kapasitas angkut 18 % lebih banyak.
Sebagai sebuah mobil bertenaga listrik, Deliver memiliki jarak tempuh yang cukup jauh yaitu mencapai 100 km. Sementara itu, kecepatan maksimalnya dibatasi hanya 100 km/jam.
Bagi yang ingin melihat lebih dekat wujud dari pikap bertenaga elektrik ini, Deliver ini akan diperkenalkan secara resmi pada FISITA World Automotive Congress di kota Maastricht, Belanda. (Ysp/Ahm)
Advertisement