Profil Swiss: Tak Hanya Ingin Jadi Penggembira

Kehebatan Swiss di babak penyisihan membuat mereka ditempatkan sebagai unggulan saat pengundian Piala Dunia 2014.

oleh ThomasDiterbitkan 22 Mei 2014, 06:53 WIB
Tim Nasional Swiss (AFP/Jure makovec)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2014 bakal menjadi keikutsertaan Swiss yang kesepuluh kali di turnamen garapan FIFA ini. Swiss lolos ke Brasil setelah merajai Grup E babak kualifikasi zona Eropa. Mereka tidak terkalahkan dari 10 laga yang dilakoni.

Swiss menyingkirkan Norwegia, Islandia, Slovenia, Albania, dan Siprus. Pasukan Ottmar Hitzfeld finis dengan 24 poin, unggul tujuh poin dari Islandia yang berada di urutan kedua.

Di Brasil nanti, Swiss akan tergabung di Grup E bersama Ekuador, Prancis, dan Honduras.

Kiprah di Piala Dunia

Prestasi Swiss sepanjang tampil di Piala Dunia kurang begitu membanggakan. Pencapaian terbaik Swiss hanya lolos sampai perempatfinal sebanyak tiga kali yakni tahun 1934, 1938 dan 1954.  Swiss lebih banyak hanya menjadi pengembira saja.

Kehebatan Swiss di babak penyisihan membuat mereka ditempatkan sebagai unggulan saat pengundian Piala Dunia 2014. Peluang Swiss lolos ke babak selanjutnya terbuka lebar karena tergabung bersama Prancis, Honduras, dan Ekuador.

Pemain Bintang

Di era saat ini, Swiss punya cukup banyak pesepakbola handal. Di sektor pertahanan, ada Stephan Lichtsteiner. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini memiliki kecepatan membelah pertahanan lawan. Lichtsteiner juga sudah berpengalaman main di level tertinggi karena saat ini merumput bersama Juventus.

Bergeser ke lini tengah, Swiss punya sosok gelandang handal dalam diri Gokhan Inler. Pria plontos ini dijuluki 'Steven Gerrard dari Swiss' karena memiliki tendangan jarak jauh mematikan. Saat ini Inler bermain untuk Napoli.

Pada sektor penyerangan, Swiss akan berharpa banyak kepada pemain berbakat Xherdan Shaqiri. Pria 22 tahun itu merupakan anggota skuat Bayern Muenchen saat musim lalu sukses meraih treble.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya