Liputan6.com, Jakarta - Penjualan mobil secara wholesale memang mengalami peningkatan pada empat bulan awal tahun ini. Namun, penjualan secara retail justru turun.
Akibatnya, stok mobil mengalami penumpukan. Penjualan mobil secara wholesales saja, menurut Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR mencapai 108 Ribu unit.
Menurut Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo, penumpunkan stok ini terjadi karena banyaknya model baru yang meluncur. Sehingga setiap Agen Pemegang Merek (APM) meningkatkan produksinya.
"Model baru banyak kapasitas produksi meningkat. Namun, keadaan ini lumrah terjadi," ungkapnya saat berbicang dengan Liputan6.com, yang ditulis Minggu (11/5/2014).
Sepanjang tahun ini penjualan mobil secara wholesales telah mencapai 437.000 unit. Tetapi, penjualan mobil secara retail mengalami penurunan sebesar 98.000 unit. "Produksi saat ini lebih tinggi daripada penjualan secara retail." kata Sudirman.
Adapun, penjualan mobil secara wholesales tercatat sebanyak 329 ribu unit sepanjang Januari hingga Maret tahun ini. Pasar otomotif Indonesia diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan. Survei Nielsen menunjukkan, hampir 50% dari rumah tangga dalam negeri belum memiliki mobil. (Gst/Igw)
Advertisement