Liputan6.com, Surabaya: Pemindahan 100 makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan 10 November, di Jalan Mayor Jenderal Sungkono, Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini, terhambat. Pasalnya, anggota Garnisun Tetap III Surabaya kesulitan mencari alamat ahli waris para pahlawan yang meninggal antara tahun 1987 dan 1988 ini.
Pemindahan makam pahlawan pejuang angkatan 1945 yang menempati Blok Pentagon C-3 itu dilakukan karena adanya rencana pembangunan tempat upacara untuk renungan suci. Rencananya, pembangunan tempat upacara itu akan dimulai Oktober mendatang. Dari data alamat ahli waris yang tersimpan di Garnisun, hanya 35 persen yang dapat ditemukan. Sedangkan ahli waris yang lainnya tak bisa ditemukan karena sudah berpindah alamat.
Namun demikian, Garnisun tetap akan melakukan pemindahan makam sesuai prosedur pemakaman militer jika para ahli waris tak juga menghubungi Gartap III Surabaya hingga batas waktu yang ditentukan.(PIN/Hasan Sentot dan Joko Sulistyobudi)
Pemindahan makam pahlawan pejuang angkatan 1945 yang menempati Blok Pentagon C-3 itu dilakukan karena adanya rencana pembangunan tempat upacara untuk renungan suci. Rencananya, pembangunan tempat upacara itu akan dimulai Oktober mendatang. Dari data alamat ahli waris yang tersimpan di Garnisun, hanya 35 persen yang dapat ditemukan. Sedangkan ahli waris yang lainnya tak bisa ditemukan karena sudah berpindah alamat.
Namun demikian, Garnisun tetap akan melakukan pemindahan makam sesuai prosedur pemakaman militer jika para ahli waris tak juga menghubungi Gartap III Surabaya hingga batas waktu yang ditentukan.(PIN/Hasan Sentot dan Joko Sulistyobudi)