Liputan6.com, Jakarta - Bakal capres Partai Gerindra Prabowo Subianto begitu bersemangat menjajak hubungan koalisi dengan Partai Golkar. Usai dijamu makan oleh ketum yang juga bakal capres Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical, Prabowo mengungkapkan keseriusannya.
"Kita sangat serius memikirkan suatu penggabungan kekuatan demi kepentingan bangsa negara. Insya Allah niat kita baik, di ujungnya kita bisa menghasilkan kebaikan bagi bangsa dan negara," ucap Prabowo di kediaman Ical, Jalan Mangunsarkoro Nomor 42, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014).
Prabowo mengaku telah lama mengenal Ical, layaknya junior kepada senior dalam dunia perpolitikan. Dia mengaku, kedua parpol itu pun sepakat untuk membahas kelanjutan koalisi Gerindra-Golkar. Dari 'keintiman' itu, dia yakin kedua parpol tak cuma bakal berkoalisi di kursi parlemen saja, tapi juga saat Pilpres 2014 nanti.
"Pembicaraan kita sangat terbuka, dari hati ke hati, kita sepakat untuk teruskan pembicaraan lebih intensif lebih rinci untuk kebaikan dan kepentingan bangsa Indonesia ke depan," tutur Prabowo.
Lalu, kapan pembicaraan lanjutan terkait koalisi Gerindra-Golkar akan dilakukan? Wakil ketua umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, pertemuan lanjutan akan dibahas dalam waktu yang tidak lama lagi, mengingat pengumuman perolehan suara pileg beberapa minggu lagi akan diumumkan secara resmi oleh KPU Pusat.
"Kita dalam waktu dekat akan lanjutkan pertemuan. Secara informal kita sudah lakukan pertemuan. Ini baru pertemuan pertama," ujar Fadli.
Menurut Fadli, pembicaraan mengenai rencana arah koalisi akan langsung ditentukan oleh Prabowo dan Ical. Kedua tokoh tersebut tidak akan mengalami kesulitan dalam membicarakan arah koalisi lantaran keduanya merupakan sahabat sejak lama.
"Mereka bicara berdua. Mereka teman lama sudah bergaul sejak kecil. Ini bicara dua buah partai politik tentu ada visi-misi yang mesti disamakan," pungkas Fadli. (Raden Trimutia Hatta)
Advertisement