Liputan6.com, Jakarta Para pecinta film pasti mengenal tokoh-tokoh dalam film-film yang mereka gandrungi. Sebut saja film besutan Marvel yang saat ini sedang digandrungi banyak penggemar film. Dalam film-film produksi Marvel tersebut ada karakter fiksi superhero yang menjadi sentral cerita, seperti Iron Man, X-Men, Hulk, Spiderman, Fantastic Four, dan lain-lain. Di Indonesia kita juga mengenal beberapa karakter fiksi yang merupakan karya para Pencipta di Indonesia, yaitu Si Unyil, Wiro Sableng, Lupus, Gundala Putra Petir, dan lain-lain.
Dalam rangka peringatan hari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Sedunia yang jatuh tepat hari ini, Sabtu 26 April 2014, layaknya kita menyegarkan kembali ingatan atas perlindungan hak kekayaan intelektual bagi para pekerja kreatif di Indonesia. Dalam rangka mencari perlindungan hak cipta independen bagi karakter fiksi, Risa Amrikasari, Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, yang menangani kasus hak cipta Pak Raden, telah mengirimkan surat terbuka kepada Pansus RUU Hak Cipta.
Advertisement
Surat terbuka yang dikirim oleh Risa juga dapat dibaca di blognya dengan judul SURAT TERBUKA : Usulan Perlindungan Hak Cipta Independen Bagi Karakter Fiksi Dalam Perubahan Undang-Undang Hak Cipta.
Dalam surat terbuka tersebut, Risa mengungkapkan alasan mengapa dirinya memandang perlu dimasukkan perlindungan hak cipta independen ke dalam Undang-Undang Hak Cipta yang baru dan sedang dalam tahap pembahasan oleh Pansus RUU Hak Cipta di DPR RI.
“Saya melihat bahwa rincian yang ada belum cukup memadai atau mencakup perlindungan yang lebih luas karena belum mencantumkan perlindungan hukum terhadap ciptaan yang disebut dengan Karakter Fiksi, “ tulis Risa seperti dikutip Liputan6.com dari blog pribadinya www.perempuanindonesia.org
Risa juga menuliskan bahwa penambahan rincian di dalam Pasal 12 atau pada pasal lain sesuai dengan konstruksi rencana perubahan Undang-undang yang akan menjadikan Undang-undang Hak Cipta di masa mendatang lebih mempunyai perspektif yang internasional dan juga bisa melindungi hasil ciptaan Karakter Fiksi yang sudah ada di Indonesia, hasil karya cipta anak bangsa.