Liputan6.com, Jakarta - Perolehan suara Partai Demokrat pada hasil hitung cepat (quick count) sementara menunjukkan lebih besar ketimbang hasil survei yang banyak muncul jelang Pemilu Legislatif 2014. Disinyalir, naiknya perolehan suara Demokrat itu lantaran Ketua Umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) `turun gunung` mempertahankan partai.
"Betul, dalam survei kita terakhir, Partai Demokrat mendapat 6% suara, tapi pada quick count ini naik sampai 9%," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Adjie menjelaskan, peran SBY pada Pemilu 2014 ini sangat membantu mempertahankan suara Demokrat yang tergerus akibat kasus korupsi yang menjerat kadernya. Kedatangan SBY dalam beberapa kesempatan dinilai cukup menjaga suara Demokrat.
"Demokrat naik dari 6% ke 9% karena SBY memegang kontrol utama. Turunnya SBY saat kampamye masih bisa mempertahankan pemilih," lanjutnya.
Adjie menilai, perolehan 9% merupakan suara asli pemilih setia Partai Demokrat. Pemilih ini yang tidak terpengaruh dengan isu apa pun yang menerpa partai.
"Itu memang pemilih Demokrat yang sesungguhnya. Jadi bukan pemilih baru," tandasnya. (Anri Syaiful)
Advertisement