Bobotoh dan The Jak Akan Didamaikan di Bogor

Kedua suporter ini akan dipertemukan dengan dijembatani oleh pihak kepolisian untuk mencapai kesepakatan damai.

oleh Kukuh SaokaniDiterbitkan 10 April 2014, 19:55 WIB
Pemain Persib Bandung Nova Arianto dikerumuni sejumlah pesepakbola Persija Jakarta seusai insiden pelanggaran saat pertandingan lanjutan LSI di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. (Antara)

Liputan6.com, Bandung: Perseteruan antara bobotoh yang dikenal sebagai suporter Persib Bandung dan The Jak sapaan suporter Persija Jakarta sudah menjadi hal yang lumrah.

Tidak sedikit bentrokan yang mengakibatkan luka dan korban meninggal, terjadi antara kedua suporter saat tim kesayangannya pentas di ajang sepak bola tertinggi di Indonesia.

Terakhir, keduanya batal berlaga di Bandung dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) karena tidak mendapat izin dari kepolisian dengan alasan faktor keamanan.

Namun perseteruan tersebut tampaknya sudah akan mencapai titik temu damai. Pasalnya kedua suporter ini akan dipertemukan dengan dijembatani oleh pihak kepolisian untuk mencapai kesepakatan damai setelah akan dipertemukan di islah yang diadakan di Bogor, Jumat (11/4/2014).

"Kapolda Jabar akan langsung didampingi 4 pejabat tinggi, karena Polda Jabar yang mempunyai ide. Akan memediasi perdamaian  dengan membuat perjanjian yang berisikan point-point perdamaian yang kita buat," kata Dir Binmas Polda Jabar, Erwin C Rusmana, saat ditemui di Bandung Kamis (10/4/2014).

Erwin menjelaskan setelah kesepakatan terjalin diantara suporter Persib dan Persija yang diwakili oleh petinggi-petinggi kedua suporter ini, pihaknya akan menyebarkan berita baik ini keseluruh wilayah Jabar dan Jakarta.

"Setelah perjanjian ini ditandatangani dari kedua belah pihak, maka Polda Jabar pun akan menyebarkannya langsung ke semua Jajaran Polres-Polres di Jawa Barat," jelasnya.

Selain itu kata dia, dibutuhkan peran media untuk menyebarluaskan perjanjian ini, melalui koran-koran dan televisi.

"Di hari pertama nanti pun akan ada siaran radio yang disebarluaskan ke seluruh Indonesia dan tentunya media cetak dan elektronik," ucapnya. 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya