Liputan6.com, Gorontalo - Pascaterbakarnya mesin pengahalus batubara di PLTU Molotabu, berdampak besar pada listrik di Gorontalo. PLN Gorontalo memprediksi pemadaman akan berlangsung hingga 2 bulan lamanya.
Untuk mengantisipasi agar pelayanan maksimal, PLN akan mempercepat perbaikan 3 genset milik PLN yang saat ini tengah mengalami kerusakan. Bahkan, PLN Gorontalo hanya bisa berharap pada 3 pembangkit dengan jaringan interkoneksi.
Kepala PLN Gorontalo Priyo Nugroho yang dihubungi Liputan.com mengaku, selain mempercepat pengerjaan perbaikan genset, pihaknya juga telah meminta bantuan kepada pabrik gula Tolinggula untuk membantu memberikan tenaga listrik.
"Kita sudah minta bantuan Gubernur untuk membantu meminta agar pabrik gula Tolinggula, bisa membantu. Mungkin dari sana kita bisa dapat 2 hingga 2,5 Megawatt" kata Priyo Nugroho kepada Liputan6.com di Gorontalo, Sabtu (05/04/2014).
Lantas apakah pemadaman listrik itu akan mengganggu pemilu legislatif pada 9 April 2014 mendatang? Menanggapi itu, Priyo mengaku pemadaman hanya dilakukan pada saat listrik di Gorontalo berada pada beban puncak. Yakni pada pukul 17.00 WITA sampai pukul 22.00 WITA.
"Jadi pemadaman itu akan kami berlakukan pada pengguna listrik besar seperti hotel, mal, dan industri. Untuk pemilu, kita juga sudah meminta kepada Komisi Pemilihan Umum agar bisa menyediakan genset, pada saat perhitungan suara berlangsung" pungkas Priyo. (Elin Yunita Kristanti)
Advertisement