Beban Berbeda dalam Diri Wenger dan Pellegrini

Wenger memiliki beban yang lebih besar dari Pellegrini. Ia dituntut menyudahi puasa gelar Arsenal di Liga Premier.

oleh Bagusthira Evan PratamaDiterbitkan 29 Maret 2014, 11:58 WIB
Arsenal vs Manchester City (Liputan6.com/Sangaji)

Liputan6.com, London: Manajer Arsenal, Arsene Wenger dihantui kegagalan merebut trofi Liga Premier musim ini. Wenger yang sempat memberikan asa untuk publik Emirates Stadium, kini tertunduk lesu karena tim asuhannya masih berada di peringkat empat klasemen Liga Premier.

Hingga pekan ke-31, Arsenal baru mengantongi 63 poin. The Gunners tertinggal tiga angka dari Manchester City, tim peringkat tiga yang akan jadi lawan mereka pada Minggu (30/3/2014) dinihari WIB.

Tugas Arsenal mengejar ketertinggalan tidaklah mudah meski poin mereka hanya terpaut tiga angka. Sebab City yang musim ini dilatih Manuel Pellegrini punya segudang modal bagus untuk menghadapi kerasnya laga nanti. Selain unggul head to head, City juga lebih baik dalam catatan lima laga terakhir.

Pellegrini mampu membawa anak asuhnya menang tiga kali di lima pertandingan terakhirnya. Sementara Wenger, dari kesempatan yang sama ia hanya mampu mengantarkan Arsenal merebut dua kemenangan.

Meski bermain di markas sendiri, beban berat justru mengarah ke kubu Arsenal. Sebagai manajer tim, Wenger dituntut untuk bisa mengembalikan kepercayaan diri anak asuhnya. Apalagi mereka bakal menghadapi City, tim yang pernah memberikan Arsenal kekalahan telak 6-3 pada 14 Desember 2013 lalu. Jika tak mampu memberikan motivasi serta meningkatkan kepercayaan diri skuatnya, bukan tak mungkin City bakal kembali menghujani gawang Arsenal dengan banyak gol.

The Citizens bisa saja melakukan hal demikian. Sebab sejauh ini mereka adalah tim yang paling produktif di Liga Premier. Samir Nasri dan kawan-kawan telah menjebol gawang lawan sebanyak 79 kali. Fakta itu tentunya menjadi ancaman karena gawang Arsenal sendiri sudah kebobolan 36 gol hingga pekan 31 Liga Premier.

Tugas Wenger tak hanya soal mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya. Manajer kebangsaan Prancis itu juga harus memutar otak untuk menambal skuatnya yang ditinggal sejumlah pemain karena cedera.

Wenger kemungkinan besar tak bisa mengandalkan Abou Diaby, Theo Walcott, Laurent Koscielny, Jack Wilshere, dan Mesut Ozil. Kelima pemain tersebut berhalangan hadir karena masih bermasalah dengan cederanya masing-masing.

Sedangkan City, hanya Sergio Aguero, Micah Richards, dan Matija Nastasic yang akan absen pada laga nanti. Namun khusus Aguero, ia berpeluang tampil karena sejauh ini kondisinya kian berangsur membaik.

Jika City menang, mereka berpeluang mengkudeta posisi Chelsea di puncak klasemen. Saat ini City dengan nilai 66 poin tertinggal tiga angka dari skuat asuhan Jose Mourinho. Namun City unggul dalam faktor agresifitas gol. Mereka mencatatkan 79 gol memasukkan berbanding 27 gol kemasukan. Sedangkan Chelsea, mereka hanya mengukir 62 gol memasukkan banding 23 gol kemasukan.

Namun jika City kalah, mereka tak akan lengser dari posisi tiga. Meski nantinya akan sama-sama memiliki 66 poin, Arsenal tetap tak bisa menghuni peringkat tiga besar. Sebab mereka baru menorehkan 55 gol memasukan berbanding 36 gol kemasukan. Fakta itu membuat Arsenal kalah agresif dari skuat milik Pellegrini. (van)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya