Kementerian ESDM Gandeng TNI AL untuk Aliri Listrik

Pemerintah menggandeng TNI Angkatan Laut untuk mengaliri listrik bagi masyarakat yang tinggal di pulau terluar Indonesia.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 06 Maret 2014, 10:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk mengaliri listrik bagi masyarakat yang tinggal di pulau terluar Indonesia.

Direktur Jenderal EBTKE, Rida Mulyana mengatakan instansinya memiliki program mengaliri listrik di 31 wilayah yang berada di pulau terluar Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mensejahterakan rakyat pulau terluar.

"Jadi kami punya rencana kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mensejahterakan rakyat yang menghuni pulau terpencil dan terluar di laut itu," kata Rida, seperti yang ditulis di Jakarta, Kamis (6/3/2014).

Rida menambahkan, penggunaan tranportasi laut merupakan solusi untuk mengakses 31 pulau terluar di Indonesia untuk dapat membawa komponen listrik. Hal itu karena untuk transportasi udara tidak ada fasilitas bandara.

"31 lokasi sudah jelas tantangan kami untuk mengangkutnya, mau pakai kapal terbang itu harus dijatuhin, kami harus lewat laut untuk membawa komponen listrik," ungkap Rida.

Gayung pun bersambut, setelah berkoordinasi dengan TNI AL ternyata juga memiliki program mengunjungi pulau terluar. Oleh karena itu, instansi yang dipimpin Rida akan menumpang kapal TNI AL untuk membawa komponen kelistrikan.

"Ternyata teman-teman di AL punya program mengunjungi pulau-pulau. Saya bilang untuk mengedrop PLTS. Yang kami sasar dengan KKP adalah pulau yang benar-benar di luar sekarang ada 31 wilayah, itu sama daerah perbatasan yang di darat, makanya saya kedatangan pak pangdam ada kepentingan jaga teretorial, kami punya kepentingan membangun," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya