Perwakilan 13 Negara Kumpul di Indonesia `Sharing` Masalah TB

Hari ini perwakilan dari 13 negara berkumpul dalam forum Stop TB Partnership.

oleh Fitri SyarifahDiterbitkan 03 Maret 2014, 17:45 WIB
Hari ini perwakilan dari 13 negara berkumpul dalam forum Stop TB Partnership.

Liputan6.com, Jakarta Dalam rangka berbagi informasi tentang situasi terkini tentang penanggulangan TB (Tuberkulosis), perwakilan dari 13 negara berkumpul dalam forum Stop TB Partnership, Senin (3/3/2014).

Acara yang dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana Kemenko Kesra, Dr. Emil Agustiono ini juga menyebutkan masalah-masalah yang dihadapi setiap negara dalam menanggulangi TB seperti misalnya kematian TB dengan status HIV yang terus meningkat.

"Maka itu, masalah TB bukan hanya masalah kesehatan. Tapi juga karena ini sensitif isu dan jadi masalah multi sektoral. Intinya jangan ada ego sektoral," kata Emil usai memberikan sambutannya di Forum Stop TB partnership di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta.

Di samping itu, Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI), Arifin Panigoro mengatakan bahwa pertemuan TB Partnership ini merupakan kemitraan yang luas dalam program penanggulangan TB. Sedangkan hasil pertemuannya adalah aksi strategis di tiap negara dengan diterbitkannya kebijakan dan epraturan tetang penanggulangan TB.

Sebelumnya diketahui, menurut data Global Report 2013, sekitar 460 ribu kasus baru TB, 3 persen diantanya HIV. Dan menurut laporan WHO pada 2012, diperkirakan 8,6 juta orang terjangkit TB dan 1,3 juta diantaranya meninggal (termasuk 320.000 kematian yang menderita TB dengan HIV).

Forum of National Stop TB partnership sendiri berlangsung selama 2 hari, 3-4 Maret dan dihadiri oleh negara Afghanistan, Bangladesh, Kamboja, Cina, India, Jepang, Nepal, Pakistan, Filiphina, Korea Selatan, Thailand, Vietnam dan Indonesia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya