Ibu Rumah Tangga Jadi Incaran OJK

OJK berharap pengetahuan yang lebih baik dari ibu rumah tangga akan membantu keluarga.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 24 Februari 2014, 15:45 WIB

Liputan6.com, Jakarta Otoritas Jasa Kuangan (OJK) semakin gencar menyosialisasikan industri jasa keuangan ke masyarakat. Selain penduduk di daerah pedalaman, target utama sosialisasi melek keuangan kali ini berasal ibu-ibu rumah tangga.

"Kami ada kesepakatan dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan soal bagaimana kami sasar pemahaman ibu rumah tangga tentang industri jasa keuangan, karena ibu-ibu itu peran sentral di keluarga, untuk pengaturan keuangan di keluarga, oleh karean itu ini menjadi penting," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad di kompleks Bank Indoensia, Jakarta, Senin (24/2/2014).

OJK berharap, pemahaman keuangan yang lebih baik dikalangan ibu rumah tangga akan meningkatkan kualitas sebuah keluarga. Pada akhirnya, imbas tidak langsung yang akan muncul adalah membantu mengurangi kemiskinan di Indonesia.

Peningkatan kualitas keluarga ini, dijelaskan Muliaman, diharapkan bisa mengimbangi tumbuhnya industri keuangan di Indonesia yang dari tahun ke tahun terus meningkat.

"Kesadaran masyarakat tentang pentingnya berhubungan dengan industri keuangan semakin meningkat, pendapatan juga meningkat sejalan pertumbuhan ekonomi nasional, fenomena ini tidak hanya di Jakarta tapi juga di daerah, seluruh tanah air, tentu perkebangan ini perlu direspon sebaik-baiknya oleh OJK," katanya.

Seperti diketahui, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dan memfasilitasinya dengan adanya layanan call center OJK telah menerima setidaknya 9000 pengaduan dari masyarakat dalam satu tahun kinerjanya.

Muliaman menambahkan dengan semakin banyak pengaduan tersebut menandakan bahwa peranan OJK dalam hal pengawasan selama ini mulai menunjukkan peningkatan.

"Dari yang masuk itu yang paling banyak sebetulnya mencari informasi, misalnya masyarakat ada tawaran produk seperti ini, itu bagaimana, ini suatu kemajuan," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya