Liputan6.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) memperoleh pinjaman dari gabungan 13 bank lokal dan bank asing sebesar US$ 13 juta. "Kita berharap dana pinjaman itu terealisasi pada pertengahan tahun ini," kata Direktur Keuangan Pertamina Frederick ST Siahaan, seusai mengikuti Rapat Kerja Menteri Negara BUMN dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (15/5).
Menurut Frederick, uang pinjaman itu akan digunakan untuk menambah belanja modal untuk sektor hulu tahun ini, termasuk keperluan penyertaan modal di perusahaan lain yang diduga mencapai Rp 21,9 triliun.
Namun, ia tidak menyebutkan jatah untuk penyertaan modal tersebut. Yang jelas, Pertamina sedang mencoba membeli 37,15 persen saham PT Elnusa Tbk milik Tri Daya Esta sebesar US$ 92 juta.(ASW/ANTARA)
Menurut Frederick, uang pinjaman itu akan digunakan untuk menambah belanja modal untuk sektor hulu tahun ini, termasuk keperluan penyertaan modal di perusahaan lain yang diduga mencapai Rp 21,9 triliun.
Namun, ia tidak menyebutkan jatah untuk penyertaan modal tersebut. Yang jelas, Pertamina sedang mencoba membeli 37,15 persen saham PT Elnusa Tbk milik Tri Daya Esta sebesar US$ 92 juta.(ASW/ANTARA)