Liputan6.com, Kendari: Bandar Udara Matahora di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang dibangun sejak 2007 akan diresmikan akhir bulan ini. Demikian dikatakan Bupati Wakatobi, Hugua, Selasa (12/5), seperti dikuti ANTARA.
Menurut Bupati Hugua, pembangunan infrastruktur bandara dan sarana pendukung lainnya sudah rampung. Bandara tersebut dinyatakan layak setelah dilakukan pendaratan percobaan yang disaksikan petugas teknis dari Departemen Perhubungan.
Rute penerbangan yang dilayani bandara ini meliputi Makassar-Kendari-Wakatobi serta Wakatobi-Bau-Bau-Makassar dengan jadwal direncanakan dua kali sepekan. "Ke depan, bandara ini akan menjadi bandara penyangga utama Bandara Wolter Mongisidi Kendari dan bandara lain di kawasan Indonesia Timur," kata Bupati Hugua.
Secara khusus, direncanakan penerbangan Wakatobi-Denpasar sekali sepekan karena Bali merupakan pintu masuk wisatawan dunia. "Penerbangan tujuan Wakatobi memiliki pasar yang pasti, yakni wisatawan penyelam yang tiap tahun jumlahnya terus meningkat," ucap Bupati Hugua.
Bandara Matahora dibangun dengan biaya sekitar Rp 100 miliar memiliki panjang landasan 1.400 meter dan lebar 30 meter. Tahun ini, Pemkab Wakatobi juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk memperpanjang landasan pacu bandara menjadi 2.100 meter agar dapat didarati pesawab Boeing 737.(TES)
Menurut Bupati Hugua, pembangunan infrastruktur bandara dan sarana pendukung lainnya sudah rampung. Bandara tersebut dinyatakan layak setelah dilakukan pendaratan percobaan yang disaksikan petugas teknis dari Departemen Perhubungan.
Rute penerbangan yang dilayani bandara ini meliputi Makassar-Kendari-Wakatobi serta Wakatobi-Bau-Bau-Makassar dengan jadwal direncanakan dua kali sepekan. "Ke depan, bandara ini akan menjadi bandara penyangga utama Bandara Wolter Mongisidi Kendari dan bandara lain di kawasan Indonesia Timur," kata Bupati Hugua.
Secara khusus, direncanakan penerbangan Wakatobi-Denpasar sekali sepekan karena Bali merupakan pintu masuk wisatawan dunia. "Penerbangan tujuan Wakatobi memiliki pasar yang pasti, yakni wisatawan penyelam yang tiap tahun jumlahnya terus meningkat," ucap Bupati Hugua.
Bandara Matahora dibangun dengan biaya sekitar Rp 100 miliar memiliki panjang landasan 1.400 meter dan lebar 30 meter. Tahun ini, Pemkab Wakatobi juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk memperpanjang landasan pacu bandara menjadi 2.100 meter agar dapat didarati pesawab Boeing 737.(TES)