Mulai Januari Tarif PDAM Karanganyar Naik

Keuntungan yang tidak seimbang dengan biaya operasional perusahaan membuat PDAM Karanganyar, Jateng, berencana menaikkan TDA awal tahun depan. Kenaikan ini dinilai mendesak guna meningkatkan pelayanan pada konsumen.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Desember 2008, 14:02 WIB

Liputan6.com, Karanganyar: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Karanganyar, Jawa Tengah, akan menaikkan tarif dasar air (TDA) pada awal 2009. Harga akan naik dari Rp 950 per meter kubik menjadi Rp 1.200 per meter kubik. Menurut Direktur PDAM Karanganyar, Aris Wuryanto, Rabu (10/12), jika tarif lama dipertahankan maka keuntungan perusahaan akan mepet.

Menurut Wuryanto, setiap bulannya PDAM hanya mampu membukukan pemasukan rata-rata sebesar satu miliar rupiah. Sementara itu, pengeluaran rutin PDAM tiap bulan adalah membayar listrik Rp 300 juta, pajak air Rp 75 juta, gaji karyawan Rp 400 juta, serta biaya lainnya. "Keuntungan PDAM setiap tahunnya tidak seimbang dengan pengeluarannya. Sedangkan pelanggan juga menuntut pelayanan yang prima," ujar Wulyanto.

Kenaikan tarif ini dinilainya bersifat mendesak lantaran cakupan pelayanan PDAM baru mencapai 28 persen dari target 60 persen kepala keluarga (KK) di Karanganyar. Dari 200 ribu KK yang tercatat, baru 31.500 yang mendapat pelayanan air bersih.(OMI/ANTARA)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya