KP3 Belawan Menangkap Mahasiswa Pembawa Ganja

Meski banyak pengedar ganja yang tertangkap, sindikat ganja Aceh belum kapok juga. Mahasiswa dimanfaatkan sebagai kurir untuk mengedarkan ganja.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 September 2001, 18:33 WIB
Liputan6.com, Medan: Mualim, seorang mahasiswa Universitas Syah Kuala, Banda Aceh, tertangkap anggota Kesatuan Polisi Pengamanan Pelabuhan (KP3) Belawan, dalam sebuah sweeping, baru-baru ini. Penangkapan terjadi ketika Kapal Motor Pangrango yang ditumpangi Mualim dari Aceh, singgah di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara, dalam perjalanan menuju Jakarta. Dari tangan tersangka, polisi menyita ganja seberat 26 kilogram yang dikemas dalam belasan bungkus dan ditaruh dalam dua tas.

Ketika diperiksa, Mualim mengaku bahwa kedua tas tersebut bukan miliknya, melainkan kepunyaan Azwar, yang dikenalnya di atas kapal. Sayangnya, polisi gagal menemukan Azwar. Polisi juga tak mempercayai pengakuan lelaki asal Blang Bintang, Aceh Besar, tentang maksud kepergiannya ke Jakarta. Mualim mengaku menemui abangnya di Ibu Kota untuk meminta uang kuliah.

Menurut catatan KP3, banyak pengedar ganja yang tertangkap saat kapal yang membawanya dari Aceh menuju Jakarta, singgah di Pelabuhan Belawan. Itulah sebabnya, Satuan KP3 Belawan terus meningkatkan operasinya lewat sweeping setiap kali kapal berlabuh. Namun demikian, sindikat pengedar ganja tampaknya tidak pernah kapok. Malahan, ada kecenderungan menggunakan mahasiswa seperti sebagai kurir, seperti dalam kasus Mualim ini.

Selama 2001, lebih dari 40 tersangka pengedar ganja terjaring dalam sweeping KP3 Belawan. Para tersangka itu biasanya berangkat dari Aceh menuju ke Jakarta. Barang bukti yang disita sudah hampir mencapai satu ton ganja.(SID/Panogari Panggabean dan Amal Rambe)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya