Liputan6.com, Havana: Pemerintah Kuba akan menghapus sistem persamaan gaji bagi semua pegawai dan akan mengizinkan pegawai serta manajer perusahaan untuk mendapat bonus berdasarkan prestasi mereka.
Wakil Menteri Perburuhan Kuba Carlos Mateu menyatakan sistem saat ini, yang diterapkan sejak revolusi 1959, tak lagi menguntungkan. Karena, ia menambahkan, tidak memberi dorongan bagi pegawai untuk berprestasi ketika semua orang mendapat gaji yang sama, tanpa memandang kinerja.
Dalam tulisannya yang dimuat di koran partai komunis, Granma, Mateu menyatakan para pekerja bakal mendapat bonus minimal 5% jika mencapai target. Para manajer bisa memperoleh bonus 30% jika timnya sanggup menaikkan produksi.
Gaji rata-rata di Kuba bagi semua orang, mulai dari dokter hingga buruh pertanian, adalah sekitar $20 (Rp186.000) per bulan.
Tak pelak ini adalah bagian dari reformasi yang digulirkan Presiden Raul Castro sejak mengambilalih kekuasaan dari kakaknya yang sakit, Fidel, Februari lalu. Sebelumnya Raul juga menerapkan bebarapa kebijakan. Misalnya, menghapus larangan kepemilikan telepon genggam. (YUS/BBC)
Wakil Menteri Perburuhan Kuba Carlos Mateu menyatakan sistem saat ini, yang diterapkan sejak revolusi 1959, tak lagi menguntungkan. Karena, ia menambahkan, tidak memberi dorongan bagi pegawai untuk berprestasi ketika semua orang mendapat gaji yang sama, tanpa memandang kinerja.
Dalam tulisannya yang dimuat di koran partai komunis, Granma, Mateu menyatakan para pekerja bakal mendapat bonus minimal 5% jika mencapai target. Para manajer bisa memperoleh bonus 30% jika timnya sanggup menaikkan produksi.
Gaji rata-rata di Kuba bagi semua orang, mulai dari dokter hingga buruh pertanian, adalah sekitar $20 (Rp186.000) per bulan.
Tak pelak ini adalah bagian dari reformasi yang digulirkan Presiden Raul Castro sejak mengambilalih kekuasaan dari kakaknya yang sakit, Fidel, Februari lalu. Sebelumnya Raul juga menerapkan bebarapa kebijakan. Misalnya, menghapus larangan kepemilikan telepon genggam. (YUS/BBC)