Liputan6.com, Kotawaringin Timur: Delapan orang siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (8/12), kesurupan. Akibat peristiwa ini, kegiatan belajar mengajar terganggu. Sebagian siswa terpaksa dipulangkan.
Peristiwa ini terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kesurupan berawal dari seorang siswi yang tiba-tiba teriak dan menangis. Atas inisiatif guru, korban kerasukan langsung dibawa ke musalla sekolah. Namun, beberapa murid yang ikut membantu juga turut kerasukan.
Advertisement
Untuk mengatasi kejadian ini, seluruh korban kesurupan dibawa ke dalam beberapa kelas. Beruntung, upaya pengobatan yang dilakukan oleh para guru tersebut ternyata membuahkan hasil. Para korban kesurupan secara perlahan mulai sadar.
Menanggapi kejadian ini, salah seorang guru mengaku hal ini bukanlah yang pertama kali terjadi di sekolah tersebut. Meski demikian, sang guru menuturkan kesurupan yang langsung memakan korban delapan pelajar putri ini tidak pernah terjadi sebelumnya.(REN/Ririen Binti)