Liputan6.com, Aceh Besar: Ratusan petani di Aceh Besar terancam puso atau gagal panen akibat kemarau panjang. Hasballah seorang petani di Kecamatan Ingin Jaya mengatakan, total kerugian yang bisa diderita petani mencapai Rp 10 miliar. Bahkan, saat ini, di Kecamatan Kotabaro dan Ingin Jaya, para petani terpaksa memotong padi yang belum siap panen untuk makanan ternak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Rusli Arifin memperkirakan, kekeringan melanda lahan seluas 2.500 hektare. Selain karena kemarau panjang, aliran air juga tak sampai ke persawahan petani. Melihat kondisi tersebut, Rusli mengimbau para petani mengalihkan usaha pertanian ke jenis tanaman palawija dan holtikultura.(KEN/Mukhtarudin Yakob dan Feri Effendi)
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Rusli Arifin memperkirakan, kekeringan melanda lahan seluas 2.500 hektare. Selain karena kemarau panjang, aliran air juga tak sampai ke persawahan petani. Melihat kondisi tersebut, Rusli mengimbau para petani mengalihkan usaha pertanian ke jenis tanaman palawija dan holtikultura.(KEN/Mukhtarudin Yakob dan Feri Effendi)