Liputan6.com, Ambon: Puluhan anggota Polri dan TNI mengejar warga Desa Pelauw serta Kailolo yang bentrok di kawasan Wae Eru, Ambon, Maluku, Jumat (6/2) siang. Dibantu warga, aparat berhasil menangkap kedua orang asal dua desa tersebut yang merupakan pendatang di Desa Wae Eru.
Dalam pengejaran itu, aparat juga menemukan sejumlah senjata tajam maupun senjata api rakitan yang disembunyikan di antara rerimbunan pohon. Sekitar sejam menyisir, aparat menangkap belasan orang yang terlibat bentrokan.
Kedua warga yang sudah tiga kali membuat keonaran ini rupanya ikut-ikutan teman kampungnya yang kemarin bentrok di kawasan Kebon Cengkeh, Ambon. Bentrokan kali ini dipicu saling ejek kedua warga Desa Pelauw dan Kailolo seusai salat Jumat. Akibat bentrokan ini, dua warga luka parah terkena senjata tajam dan kini dirawat di Rumah Sakit Otokuyk.
Kepala Kepolisian Daerah Ambon Brigadir Jenderal Muji Waluyo mengimbau warga segera menghentikan permusuhan dan menyerahkan senjata tajam maupun senjata api [baca: Dua Tersangka Bentrokan Ambon Ditetapkan].(BOG/Juhry Samaneri)
Dalam pengejaran itu, aparat juga menemukan sejumlah senjata tajam maupun senjata api rakitan yang disembunyikan di antara rerimbunan pohon. Sekitar sejam menyisir, aparat menangkap belasan orang yang terlibat bentrokan.
Kedua warga yang sudah tiga kali membuat keonaran ini rupanya ikut-ikutan teman kampungnya yang kemarin bentrok di kawasan Kebon Cengkeh, Ambon. Bentrokan kali ini dipicu saling ejek kedua warga Desa Pelauw dan Kailolo seusai salat Jumat. Akibat bentrokan ini, dua warga luka parah terkena senjata tajam dan kini dirawat di Rumah Sakit Otokuyk.
Kepala Kepolisian Daerah Ambon Brigadir Jenderal Muji Waluyo mengimbau warga segera menghentikan permusuhan dan menyerahkan senjata tajam maupun senjata api [baca: Dua Tersangka Bentrokan Ambon Ditetapkan].(BOG/Juhry Samaneri)