Tim SAR Bergeser ke Perairan Sulsel

Hari ini, pencarian korban tenggelamnya KM Teratai Prima bergeser ke wilayah perairan Pinrang, Barru, dan Parepare. Waktu pencarian juga diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Januari 2009, 17:48 WIB
Liputan6.com, Majene: Memasuki hari kedelapan, pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Teratai Prima di perairan Baturoro, Majene, Sulawesi Barat, bergeser ke wilayah perairan Pinrang, Barru, dan Parepare. Tim search and rescue (SAR) dikerahkan ke wilayah perairan Sulsel membantu tim SAR lain yang sudah lebih dahulu bekerja mencari para korban.

Sementara tim SAR marinir yang sebelumnya menyisir perairan Sendana dan Pamboang, kemarin telah digeser ke perairan Barru. Diperkirakan, korban yang sudah sepekan berada di laut telah terseret arus hingga ke perairan Sulsel. Sementara itu, batas waktu pencarian yang telah habis Sabtu kemarin telah diperpanjang selama tiga hari ke depan.

Pagi tadi, tim SAR di Parepare telah menyisir namun belum juga menemukan korban. Diduga, para penumpang yang belum ditemukan ikut tenggelam bersama kapal. Apalagi, KM Teratai Prima minim akses keluar bila terjadi kecelakaan laut.

Seperti KM Prima II yang sejenis dengan KM Teratai Prima yang tenggelam, kaca jendela yang mengelilingi ruang kelas ekonomi dilapisi jeruji. Sehingga bila terjadi kecelakaan, ratusan penumpang harus keluar melalui tiga pintu dan tidak dapat keluar melalui jendela.(BOG/Qodriansyah Sofyan dan Edy Junaedi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya