Para pembajak telah mengambil keuntungan besar dari pelayaran internasional khususnya di Teluk Aden, salah satu jalur laut yang paling ramai. Pekan lalu bahkan dikabarkan 20 persen dari 1.265 kapal Cina diserang sepanjang tahun ini. Hal itu disebabkan kapal Cina tidak memiliki senjata perang.
Juru bicara Dephan Cina, Huang Xueping, menyatakan kesiapan angkatan lautnya memperkuat ketahanan operasi penyelamatan kapal-kapal dari negara lain. Cina juga akan bekerja sama dengan Amerika Serikat, Denmark, Italia, Rusia, dan negara lainnya untuk berpatroli di sekitar Teluk Aden yang mengarah ke Terusan Suez. ini merupakan jalur tercepat dari Asia ke Eropa, dan AS.(YNI)
Advertisement