Buruh Rajabrana Kembali Tolak Penyitaan Aset

Ratusan buruh PT Rajbrana di Depok, Jabar, pagi tadi, kembali berunjuk rasa. Mereka menolak penyitaan aset oleh Bangkok Bank dan menuntut pembayaran gaji, uang THR, serta pesangon.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Desember 2008, 18:31 WIB
Liputan6.com, Depok: Ratusan buruh garmen PT Rajabrana sejak Jumat (12/12) pagi berkumpul di bekas pabrik mereka di Depok, Jawa Barat. Para buruh menolak penyitaan aset pabrik oleh Bangkok Bank sebelum hak-hak mereka selama bekerja di Rajabrana terpenuhi.

Sejak Mei lalu sampai pabrik ini dinyatakan pailit September 2008, gaji, uang tunjangan hari raya, dan pesangon 4.000 buruh juga belum dibayarkan. Beberapa bulan sebelumnya, mereka sudah beberapa kali berunjuk rasa menuntut pembayaran gaji. Namun, pabrik yang berdiri sejak puluhan tahun silam ini akhirnya bangkrut akibat krisis ekonomi global.

Demo menolak penyitaan aset yang dilakukan Bangkok Bank adalah kali kedua setelah sebelumnya awal November silam. Bank asal Thailand itu merupakan pemenang lelang sita [baca: Buruh Rajabrana Tolak Penyitaan Aset].(BOG/Nahyudi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya