Liputan6.com, Jakarta: Penduduk Ibu Kota setiap tahun bertambah. Sebagian besar datang dari daerah dan berharap mendapat kehidupan yang lebih baik di Jakarta. Salah satunya, May. Tegiur cerita teman-temannya yang bekerja di Jakarta, perempuan asal Cirebon, Jawa Barat ini mengikuti ajakan rekannya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Meski hanya berbekal pendidikan sekolah dasar, ia tetap menggantungkan harapan besar bekerja di Ibu Kota.
Sesampainya di Jakarta, May segera melapor kepada RT/RW setempat. Razia pendatang baru atau operasi yustisi yang biasa digelar tidak mengecilkan semangatnya.
Advertisement
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mensyaratkan kepada para pendatang memiliki tempat tinggal dan jaminan pekerjaan. Meski demikian tidak sedikit yang mengabaikannya ketetuan itu. Tahun ini Pemprov DKI Jakarta memperkirakan 150 ribu pendatang baru akan memasuki Jakarta. Kota ini memang masih memiliki magnet tersendiri bagi para pendatang.(IAN/Riko Anggara dan Yon Helfi)