Liputan6.com, Maluku Tengah: Ratusan warga Desa Horale yang mengungsi ke sejumlah desa tetangga serta hutan Dusun Saka, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, hingga Senin (5/5), masih trauma dan takut kembali ke desa mereka. Apalagi, rumah mereka telah hangus terbakar. Sementara itu, Polri dan TNI sampai saat ini masih mengamankan lokasi, terutama di perbatasan kedua desa yang bertikai.
Jumat silam, warga Desa Saleman menyerang Kampung Horale. Empat orang tewas, 80 lebih rumah terbakar, dan sekitar 515 warga mengungsi akibat penyerangan itu. Polisi kini telah menahan 27 warga yang terlibat penyerangan. Bahkan, Kepala Desa Saleman ditangkap karena dianggap bertanggung jawab terhadap warganya yang menyerang Desa Horale [baca: Polisi Sweeping Dua Desa di Pulau Seram].(BOG/Juhri Samanery)