Liputan6.com, Solok: Sekitar 200 orang murid Sekolah Dasar Nomor 13 Sumani, Kabupaten Solok, sekitar 100 kilometer utara Kota Padang, Sumatra Barat, dalam waktu dekat akan menempati sekolah baru. Sekolah ini dibangun oleh pemirsa SCTV melalui bantuan yang disalurkan ke Pundi Amal SCTV. Bangunan yang terletak di Jorong Kapuah, Nagari Sumani, Kecamatan Sepuluh Kota, Singkarak dibangun dengan dana hampir dua miliar rupiah dalam tempo enam bulan.
SD Nomor 13 merupakan salah satu bangunan sekolah yang hancur akibat gempa yang melanda Sumbar pada Maret tahun lalu. Akibat gempa tersebut, ratusan murid sekolah ini terpaksa mengikuti proses belajar-mengajar di sebuah tenda darurat tak jauh dari lokasi lama sekolah mereka yang telah rata dengan tanah.
Advertisement
Gedung SD Nomor 13 yang dibangun oleh Pundi Amal SCTV terdiri dari sembilan ruangan yang akan digunakan untuk ruang belajar, ruangan guru, dan ruangan kepala sekolah, serta tiga buah WC dan sebuah gudang. Selain bangunannya megah, halaman sekolah ditutup dengan paving block dan dindingnya pun dilapisi dengan batu alam. Tak hanya itu, Pundi Amal SCTV juga memberikan bantuan perabotan sekolah, seperti kursi, meja, lemari, meja guru, dan papan tulis.
Peresmian gedung baru yang dilengkapi taman tersebut disaksikan langsung Direktur Utama SCTV Fofo Sariaatmadja bersama Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi dan Bupati Solok Gusmal. Guna menciptakan citra sekolah yang berwawasan lingkungan mereka juga menanam pohon.(IAN/Aldian)