Liputan6.com, Jakarta: Pascapenggusuran kawasan Rawasari, Jakarta Pusat, para pedagang keramik tetap berjualan. Mereka memanfaatkan bagian bawah jembatan layang Pramuka untuk menggelar dagangannya. Salah seorang pedagang, Abent, bertekad untuk bertahan agar tetap mendapat penghasilan.
Abent dan puluhan pedagang lainnya memang tak punya pilihan. Sisa keramik harus dijual, meski harus dengan membanting harga hingga 50 persen. Kawasan Rawasari sendiri rencananya akan dijadikan ruang terbuka hijau oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta [baca: Permukiman Rawasari Digusur].(ADO/Nova Rini dan Wisnumurti)