Liputan6.com, Prancis: Beberapa arkeolog di Prancis Utara menemukan kerangka 24 tentara Inggris yang tewas dalam Perang Dunia I. Kerangka itu ditemukan di lokasi yang rencananya akan menjadi pabrik mobil BMW. Sebenarnya, puluhan kerangka tersebut telah ditemukan di areal seluas 300 hektare yang terletak di antara Kota Saint-Laurent-Blangy dan Athies, Prancis, tiga pekan silam. Namun, untuk menghindari kejaran pers, penemuan ini baru diumumkan kepada publik, Selasa kemarin (19/6).
Kepala Pusat Arkeologi Arras Alain Jacques menyatakan, ke-24 kerangka tersebut diyakini milik satu resimen Inggris yang berperang dalam pertempuran di Arras sekitar April dan Mei 1917. Kerangka itu ditemukan secara terpisah. Sebanyak 20 kerangka ditemukan di sebuah kuburan biasa. Sedangkan tiga kerangka lain ditemukan terkubur dalam sebuah lubang amunisi. Kerangka terakhir yang dipercaya sebagai tentara yang ikut berjuang dengan The Royal Naval Division, terletak cukup jauh dari dua lokasi pertama.
Saat ini ke-24 kerangka itu telah dikembalikan kepada Commonwealth War Graves untuk diidentifikasi. Para ahli berharap mampu mengidentifikasi semua kerangka itu. Kerangka yang tak berhasil diidentifikasi bakal dimakamkan dengan nisan bertuliskan "Tuhan Mengenal Mereka".(COK/Ipd)
Kepala Pusat Arkeologi Arras Alain Jacques menyatakan, ke-24 kerangka tersebut diyakini milik satu resimen Inggris yang berperang dalam pertempuran di Arras sekitar April dan Mei 1917. Kerangka itu ditemukan secara terpisah. Sebanyak 20 kerangka ditemukan di sebuah kuburan biasa. Sedangkan tiga kerangka lain ditemukan terkubur dalam sebuah lubang amunisi. Kerangka terakhir yang dipercaya sebagai tentara yang ikut berjuang dengan The Royal Naval Division, terletak cukup jauh dari dua lokasi pertama.
Saat ini ke-24 kerangka itu telah dikembalikan kepada Commonwealth War Graves untuk diidentifikasi. Para ahli berharap mampu mengidentifikasi semua kerangka itu. Kerangka yang tak berhasil diidentifikasi bakal dimakamkan dengan nisan bertuliskan "Tuhan Mengenal Mereka".(COK/Ipd)