IPDN Diubah Menjadi Institut Ilmu Pemerintahan

Pemerintah memutuskan IPDN tetap jalan dan tidak dibubarkan. Namun IPDN akan berganti nama. Tak hanya itu, IPDN akan buka cabang di daerah. Penerimaan praja untuk sementara juga akan dihentikan.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Oktober 2007, 17:39 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah memutuskan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tetap jalan. Namun, kampus pencetak birokrat ini akan berganti nama. "Namanya menjadi Institut Ilmu Pemerintahan," kata Menteri Dalam Negeri Mardiyanto di Jakarta, Rabu (10/10).

Sesuai rekomendasi tim evaluasi IPDN, lembaga yang ada di Jatinangor, Jawa Barat ini akan membuka cabang di daerah lainnya. Sedangkan penerimaan praja sementara dihentikan tahun ini maupun tahun depan. "Masih ada teror mental kepada praja," tutur Ketua Tim Evaluasi IPDN Ryaas Rasyid.

Adalah kematian praja Cliff Muntu yang memaksa pemerintah kembali membenahi IPDN. Perubahan ini adalah kali kedua dalam empat tahun. Upaya ini dilakukan untuk memutus rantai tradisi kekerasan di kampus Jatinangor [baca: Jagoan dari Kampus IPDN].(REN/Bimo Cahyo dan Daeng Tanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya