Puluhan Warga Huamal Menyerbu Tambang Nikel

Puluhan warga Desa Huamual menyerbu lokasi tambang nikel di Gunung Tinggi, Maluku. Mereka menuntut penambangan dihentikan karena telah melanggar hak adat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 03 September 2007, 07:31 WIB
Puluhan warga Desa Huamual menyerbu lokasi tambang nikel di Gunung Tinggi, Seram Bagian Barat, Maluku, Ahad (2/9).

Liputan6.com, Seram Bagian Barat: Puluhan warga Desa Huamual menyerbu lokasi tambang nikel di Gunung Tinggi, Seram Bagian Barat, Maluku, Ahad (2/9). Mereka menuntut agar kegiatan penambangan dihentikan. Alasannya, PT Lisindo selaku perusahaan tambang dinilai telah melanggar hak adat.

Warga datang sambil meniup terompet khas Seram Bagian Barat yang disebut tahuri. Unjuk rasa nyaris diwarnai kericuhan antara warga dan pekerja tambang. Beruntung, polisi berhasil meredam kemarahan massa.

Warga membubarkan diri seraya menebar ancaman. Jika dalam waktu tiga hari perusahaan tidak menghentikan aksinya, warga akan kembali berunjuk rasa dengan membawa massa yang lebih banyak.(REN/Tim Liputan 6 SCTV)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya