Liputan6.com, Jakarta: Ratusan anggota Serikat Pekerja Listrik (SPL), Senin (9/7), berdemonstrasi di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Mereka menuntut pembubaran Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) yang diduga melakukan praktik korupsi sehingga merugikan negara triliunan rupiah.
Pengunjuk rasa menuding lembaga bentukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut memungut biaya sertifikasi laik operasi dari setiap calon pelanggan PLN. Setiap permintaan sambungan listrik, pelanggan diharuskan membayar biaya yang besarnya bergantung pada nilai daya yang diinginkan.
Di Jakarta dan Tangerang, Banten saja, dana ini mencapai Rp 80 miliar per bulan. Sementara untuk Indonesia, angkanya diperkirakan mencapai triliunan rupiah per tahun. Hingga kini, pejabat PLN menolak memberikan konfirmasi.(REN/Tim Liputan 6 SCTV)
Pengunjuk rasa menuding lembaga bentukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut memungut biaya sertifikasi laik operasi dari setiap calon pelanggan PLN. Setiap permintaan sambungan listrik, pelanggan diharuskan membayar biaya yang besarnya bergantung pada nilai daya yang diinginkan.
Di Jakarta dan Tangerang, Banten saja, dana ini mencapai Rp 80 miliar per bulan. Sementara untuk Indonesia, angkanya diperkirakan mencapai triliunan rupiah per tahun. Hingga kini, pejabat PLN menolak memberikan konfirmasi.(REN/Tim Liputan 6 SCTV)