Dalam demonstrasi itu sempat terjadi adu mulut karena pengunjuk rasa dilarang polisi dan satuan pengamanan memasuki area gedung. Mereka diminta tidak berunjuk rasa lantaran seluruh proses ganti rugi sudah diurus Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.
Akibat aksi tidak digubris, warga akhirnya memblokade pintu masuk dan keluar Wisma Bakrie dengan aksi duduk. Mereka bersikukuh tidak akan kembali ke Sidoarjo hingga tuntutannya dikabulkan.
Advertisement
Demonstrasi juga digelar korban lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Sekitar seratus warga Perumahan Tangulangin Anggun Sejahtera I berunjuk rasa mendatangi Kantor Lapindo di kawasan Gedangan, Sidoarjo. Mereka menuntut pembayaran uang kontrak dan jaminan hidup sebesar Rp 300 ribu per bulan yang belum diterima sejak Januari silam.
Lantaran tak ada perwakilan Lapindo yang dapat ditemui, demonstran akhirnya menutup Jalan Raya Gedangan. Pengguna jalan terpaksa memutar agar tidak terjebak kemacetan. Warga membubarkan diri setelah dijanjikan untuk bertemu dengan petugas BPLS, petang nanti.(RMA/Tim Liputan 6 SCTV)