<i>Alaq Tau</i>, Ritual Menanam Padi

Tradisi bertujuan memohon petunjuk kepada Sang Pencipta dalam memilih waktu tepat menanam padi. Selain berdoa, ritual diisi dengan berbagai tarian khas masyarakat Dayak Kenyah seperti pangpagaq dan udoq aban.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Juni 2007, 13:19 WIB
Liputan6.com, Samarinda: Warga Dayak Kenyah di Samarinda, Kalimantan Timur selalu menggelar ritual alaq tau sebelum memulai masa tanam padi. Tradisi bertujuan memohon petunjuk kepada Sang Pencipta dalam memilih waktu tepat menanam padi.

Ritual diawali pembacaan doa yang dilakukan tetua adat. Doa dipanjatkan agar Sang Pencipta menunjukkan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menanam pada. Waktu yang tepat biasanya ditunjukan dalam bentuk koordinat tertentu dari matahari yang dibaca tetua adat.

Tradisi dilanjutkan dengan sejumlah tarian yang berhubungan dengan kehidupan agraris warga. Ada pangpagaq, tarian yang menggambarkan upaya menangkap binatang yang masuk ke areal pertanian. Para penari melompat-lompat di antara kayu yang digerakkan teratur sebagai perangkap.

Selanjutnya digelar tari udoq aban atau tarian topeng untuk mengusir roh jahat dan hama padi menjelang musim panen tiba. Rangkaian tarian ditutup dengan tari anyam tali yang menggambarkan persatuan warga.(JUM/Imron Rosyadi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya