BI Menerbitkan Uang Logam Khusus Bung Karno

Bank Indonesia menerbitkan uang logam khusus untuk menandai peringatan 100 tahun kelahiran Bung Karno. Uang senilai Rp 500 ribu dan Rp 25 ribu itu masing-masing terbuat dari emas dan perak.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Juni 2001, 00:52 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Bank Indonesia sudah menerbitkan uang logam khusus (ULK) bergambar Bung Karno sejak Rabu (6/6). Uang logam itu terdiri dari dua pecahan Rp 500 ribu dan Rp 25 ribu. Penerbitan uang tersebut adalah untuk memperingati 100 tahun kelahiran Presiden pertama RI Sukarno. Selain itu, dana yang terkumpul akan dihimpun untuk mendirikan Persada Sukarno (Museum BK). Penegasan kebijakan itu disampaikan Direktur Pengedaran Uang BI Adi Putra Hasan, Rabu kemarin.

Menurut Adi, pecahan Rp 500 ribu terbuat dari bahan logam emas seberat 15 gram yang berkadar 0,999 dengan diameter 28,2 milimeter. Sedangkan uang logam senilai Rp 25 ribu, dibuat dari perak seberat 28,28 gram dengan kadar 0,925 berdiameter 38,61 milimeter. ULK ini hanya dicetak dalam jumlah terbatas maksimum 4.000 keping, untuk pecahan Rp 500.000 maupun Rp 25.000. Harga jual ULK emas adalah sebesar Rp 3 juta dan Rp 750.000 untuk ULK perak (belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai). Harga tersebut, tambah Adi, dapat berubah sesuai perkembangan harga emas dan perak terakhir.

Sebenarnya, menurut Adi, BI telah menerbitkan 11 kali uang logam dan kertas yang memuat wajah sang Proklamator itu. Sebab di tahun 1960, wajah BK sudah tampil tiga kali dalam motif mata uang negara ini. BI terakhir kali menerbitkan wajah dwitunggal BK dan Bung Hatta dalam uang kertas bernilai Rp 100 ribu, setahun silam. Selain BI, keluarga BK juga meluncurkan koleksi koin emas yang dijual di seluruh penjuru dunia [baca:Koleksi Koin Sukarno Diperjualbelikan].(COK/Indy Rahmawati dan Agus Kusno)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya