Dalam aksinya, demonstran menggelar teatrikal derita manusia dan kerusakan lingkungan hidup akibat kebocoran instalasi nuklir. Selain lingkungan, proyek yang akan mulai ditenderkan pada tahun depan ini dapat merusak iklim investasi di Kudus. Aksi ini adalah lanjutan dari unjuk rasa di Jepara, Jateng, pekan silam.
Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Hudi Hastowo menyatakan proyek PLTN Muria tak seperti yang dikhawatirkan warga. Pihaknya sudah menguji berbagai kemungkinan untuk menghindari kebocoran instalasi nuklir. Hudi menambahkan, proyek PLTN Muria bermanfaat untuk memasok kebutuhan listrik kawasan Jawa, Bali, dan Madura.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement