Pengelola Gedung Menutupi Tembok yang Jebol

Beton pembatas yang jebol masih ditutupi tripleks yang warnanya sama dengan tembok. Dari pengamatan SCTV, ternyata tembok pembatas tak mempunyai rangka besi seperti layaknya konstruksi beton.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Mei 2007, 13:08 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi terkait jatuhnya sedan dari lantai enam Gedung ITC Permata Hijau Jakarta Selatan, yang menewaskan tiga orang, kemarin. Rencananya, Jumat (18/5) siang, penyidik bakal memeriksa pengelola gedung. Sementara di lokasi kejadian, pengelola gedung sudah memasang papan tripleks di tembok yang kemarin jebol diterjang mobil [baca: Mobil Terjun dari Lantai Enam, Tiga Tewas].

Wartawan SCTV Fajar Ilham dan Irfan Efendi melaporkan, hingga siang ini, garis polisi masih dipasang di lokasi kecelakaan yang merenggut nyawa tiga korban yang masih sekeluarga itu. Adapun beton pembatas yang jebol secara rapi telah ditutupi tripleks yang warnanya sama dengan tembok.

Berdasarkan pengamatan SCTV, ternyata tembok pagar pembatas yang jebol itu tak berkerangka besi. Dengan kata lain, bahan tembok itu hanya berbahan semen dan bata merah. Tembok itu jelas tidak kokoh. Namun, sejauh ini, pengelola gedung belum memberi keterangan seputar kecelakaan maut tersebut.(ANS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya