old; color: rgb(0, 255, 255);">Liputan6.com, Jakarta: Sudah banyak yang mengenal Darwis Triadi. Sebagai fotografer foto-foto karya Darwis sudah diakui. Kelebihan karya Darwis adalah detail-detail dari objek jepretan kameranya tampak hidup. Tidak heran banyak pejabat hingga artis mempercayakan dan menggunakan jasa Darwis untuk mengabadikan dirinya dalam gambar.
Tapi tahukah Anda? Sebelum menjadi fotografer profesional, Darwis adalah pilot. Bermodal kemauan keras, lelaki berkumis lebat ini meberanikan diri terjun di dunia fotografi. Darwis muda pun berkeinginan untuk menimba ilmu fotografi secara lebih mendalam. Di pertengahan 1980-an, Darwis lalu mengambil sejumlah kursus memotret di Eropa.
Kini, buah manis kerja keras Darwis selama puluhan tahun telah dapat dinikmati. Bekerja sama dengan salah seorang rekannya, dia telah memiliki sebuah studio foto yang cukup luas di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Tak hanya materi yang didapatkan dari profesinya ini kepuasan batin dalam bekerja pun dia peroleh.
Darwis tak lupa pada kesulitannya dahulu saat ingin memepelajari fotogarafi. Untuk itu Darwis membuka sekolah fotografi sejak lima tahun silam. "Aku tidak hanya berpikir tapi berjanji kalau suatu saat saya diberi kesempatan untuk menjadi fotografer saya akan aflikasikan ke orang lain," kata Darwis.
Darwis Triadi adalah contoh bahwa kesuksesan tak melulu didapat melalui jalur pendidikan formal. Pendidikan formal belum tentu sesuai dengan karier yang digelutinya. Dengan kemauan dan niat belajar yang kuat, segala sesuatu akan berakhir baik. Dan paling penting, dalam bekarja harus menikmati pekerjaan itu.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Tapi tahukah Anda? Sebelum menjadi fotografer profesional, Darwis adalah pilot. Bermodal kemauan keras, lelaki berkumis lebat ini meberanikan diri terjun di dunia fotografi. Darwis muda pun berkeinginan untuk menimba ilmu fotografi secara lebih mendalam. Di pertengahan 1980-an, Darwis lalu mengambil sejumlah kursus memotret di Eropa.
Kini, buah manis kerja keras Darwis selama puluhan tahun telah dapat dinikmati. Bekerja sama dengan salah seorang rekannya, dia telah memiliki sebuah studio foto yang cukup luas di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Tak hanya materi yang didapatkan dari profesinya ini kepuasan batin dalam bekerja pun dia peroleh.
Darwis tak lupa pada kesulitannya dahulu saat ingin memepelajari fotogarafi. Untuk itu Darwis membuka sekolah fotografi sejak lima tahun silam. "Aku tidak hanya berpikir tapi berjanji kalau suatu saat saya diberi kesempatan untuk menjadi fotografer saya akan aflikasikan ke orang lain," kata Darwis.
Darwis Triadi adalah contoh bahwa kesuksesan tak melulu didapat melalui jalur pendidikan formal. Pendidikan formal belum tentu sesuai dengan karier yang digelutinya. Dengan kemauan dan niat belajar yang kuat, segala sesuatu akan berakhir baik. Dan paling penting, dalam bekarja harus menikmati pekerjaan itu.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)