Bayi laki-laki yang belum diberi nama itu sekarang masih dirawat di ruang bersalin dan perinatologi RSUD Wangaya. Menurut dokter Wayan Retayasa, bayi termasuk dalam golongan macrozomia atau berukuran di atas empat kg. Bayi normal biasanya berbobot kurang dari tiga kg dan panjang 50 cm.
Wayan menambahkan, kelahiran bayi berukuran raksasa ini disebabkan penyakit diabetes yang diderita sang ibu, Ni Made Sriwini. Kadar gula darah perempuan itu cukup tinggi.
Advertisement
Ni Made tak menyangka akan melahirkan bayi yang tergolong jumbo. Perempuan ini mengaku baru merasakan bobot janin di kandungannya bertambah berat ketika kehamilannya berumur delapan bulan.(ICH/Putu Setiawan)