Polisi Akan Memanggil Manajemen RSIA Aisyiyah

Pemanggilan yang berlangsung pekan depan untuk mengetahui secara pasti peristiwa tertukarnya bayi Vanesa dengan Aghnia Faza Balqis. Pihak RSIA Aisyiyah Samarinda mengaku bersalah dan meminta maaf atas kelalaian tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 April 2007, 13:28 WIB
Liputan6.com, Samarinda: Kepolisian Kota Besar Samarinda, Kalimantan Timur, pekan depan bakal memanggil pihak manajemen Rumah Sakit Ibu dan Anak Aisyiyah. Pemanggilan ini guna mengetahui secara pasti terjadinya peristiwa tertukarnya bayi Vanesa dengan Aghnia Faza Balqis di RSIA Aisyiyah pada 6 Juli 2006. Polisi juga bakal melihat peristiwa ini mengandung unsur pidana atau tidak. Demikian dikatakan Komisaris Besar Marwoto Soeto, Kepala Poltabes Samarinda, di Samarinda, belum lama ini.

Dokter Mudamin, Direktur RSIB Aisyiyah, mengakui kasus tertukarnya dua bayi ini akibat kelalaian pihaknya. Mereka pun siap bertanggung jawab atas keteledoran tersebut.

Vanesa, putri pasangan Hartono-Tanleny Amawati, dan Aghnia Faza Balqis dari keluarga Dedy-youcke Greatania, dinyatakan positif tertukar usai dilakukan pengujian asam deoksiribonuklea (DNA) di Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur, dua hari silam. Kini, kedua orang tua bayi yang sudah terpisah dari anak sebenarnya selama delapan bulan harus menyesuaikan diri lagi. Pasalnya, ikatan batin telanjur melekat pada bayi yang selama ini mereka asuh [baca: Dua Bayi Tertukar Sejak Lahir].(BOG/Imron Rosyadi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya