Liputan6.com, Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (26/3), mengumumkan pasangan Adang Daradjatun dan Dani Anwar sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Pencalonan Dani yang merupakan kader PKS dan anggota DPRD Jakarta memastikan bahwa PKS tidak akan berkoalisi dengan partai manapun.
Sementara koalisi partai-partai pendukung Fauzi Bowo hingga kini belum mengumumkan nama calon wakil gubernur. Kemarin, Fauzi Bowo berharap mendapatkan calon pendampingnya yang memiliki keunggulan popularitas [baca: Adang Darajatun Berharap Cawagub Memiliki Visi Sama].
Dengan ditetapkannya Adang-Dani, saat ini tinggal satu kursi calon wakil guernur yang kosong. Itu dengan asumsi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional tidak membuat koalisi baru mengusung nama di luar Adang dan Fauzi Bowo. Nama yang disebut-sebut akan diajukan sebagai calon wakil gubernur adalah Rano Karno yang didukung PKB.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Sementara koalisi partai-partai pendukung Fauzi Bowo hingga kini belum mengumumkan nama calon wakil gubernur. Kemarin, Fauzi Bowo berharap mendapatkan calon pendampingnya yang memiliki keunggulan popularitas [baca: Adang Darajatun Berharap Cawagub Memiliki Visi Sama].
Dengan ditetapkannya Adang-Dani, saat ini tinggal satu kursi calon wakil guernur yang kosong. Itu dengan asumsi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional tidak membuat koalisi baru mengusung nama di luar Adang dan Fauzi Bowo. Nama yang disebut-sebut akan diajukan sebagai calon wakil gubernur adalah Rano Karno yang didukung PKB.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)