Sejumlah ibu yang ikut berdemonstrasi menangis histeris karena kesal pemerintah tidak menanggapi nasib mereka. Padahal penderitaan yang dialami warga Perumtas akibat banjir lumpur Lapindo sama dengan warga lain di kawasan Porong. Mereka tetap minta cash and carry meski pemerintah menjanjikan relokasi plus rumah baru [baca: Warga Perumtas Tetap Menolak Relokasi Plus].
Aksi massa tak pelak menyebabkan kemacetan karena akses jalan yang menghubungkan Surabaya, Malang, dan Jember tertutup. Polisi mengalihkan kendaraan ke rute lain yang tidak terganggu demonstrasi. Untuk mengantisipasi kekacauan, Kepolisian Daerah Jawa Timur mengerahkan pasukan Brimob.(KEN/Anastasya Putri)
Advertisement