Liputan6.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Polisi Sutanto menghadiri upacara penghormatan terakhir untuk dua anggota Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri yang hilang di perairan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Upacara penghormatan untuk almarhum Ajun Komisaris Besar Polisi Langgeng Widodo dan Komisaris Polisi Widiantoro digelar di halaman depan Pulsbafor Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/2) sore. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Bagian Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.
Melalui upacara ini, kedua perwira polisi tadi mendapat kenaikan pangkat kehormatan satu tingkat. Pangkat AKBP Langgeng Widodo naik menjadi Kombes, sedangkan Kompol Widiantoro naik menjadi AKBP. Kombes Anumerta Langgeng Widodo dan AKBP Anumerta Widiantoro meninggal sesaat setelah bangkai Kapal Levina I tenggelam. Kedua jenazah ditemukan pagi tadi mengambang di perairan Muara Gembong, sekitar 500 meter dari lokasi tenggelamnya bangkai kapal [baca: Dua Jenazah Dipastikan Anggota Puslabfor].
Sebelum upacara, kedua jenazah sempat disemayamkan di Rumah Sakit Polri Dokter Sukanto Kramatjati, Jakarta Timur, untuk dimandikan dan dikafani. Almarhum Langgeng Widodo meninggalkan seorang istri, Titin Indriyana dan dua anak. Sementara AKBP Anumerta Widiantoro meninggalkan seorang istri yang juga perwira polisi, Inspektur Satu Sitowati, dan tiga orang anak.
Rencananya petang ini jenazah Langgeng akan langsung dimakamkan di Taman Makam Polisi Berjasa di Cikeas, Bogor, Jabar. Sedangkan jenazah Widiantoro akan dimakamkan di kampung halamannya di Semampir, Purwokerto, Jawa Tengah. Semula, pihak keluarga almarhum akan membawa jenazah ke rumah duka di Kompleks Polri, Kedaung, Pamulang, Tangerang, Banten. Berita penemuan jasad almarhum diterima keluarga siang tadi. Informasi ini sempat membuat istri almarhum <i>shock</i>. Mereka kemudian memutuskan untuk melihat langsung jenazah Widiantoro di RS Polri.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)
Melalui upacara ini, kedua perwira polisi tadi mendapat kenaikan pangkat kehormatan satu tingkat. Pangkat AKBP Langgeng Widodo naik menjadi Kombes, sedangkan Kompol Widiantoro naik menjadi AKBP. Kombes Anumerta Langgeng Widodo dan AKBP Anumerta Widiantoro meninggal sesaat setelah bangkai Kapal Levina I tenggelam. Kedua jenazah ditemukan pagi tadi mengambang di perairan Muara Gembong, sekitar 500 meter dari lokasi tenggelamnya bangkai kapal [baca: Dua Jenazah Dipastikan Anggota Puslabfor].
Sebelum upacara, kedua jenazah sempat disemayamkan di Rumah Sakit Polri Dokter Sukanto Kramatjati, Jakarta Timur, untuk dimandikan dan dikafani. Almarhum Langgeng Widodo meninggalkan seorang istri, Titin Indriyana dan dua anak. Sementara AKBP Anumerta Widiantoro meninggalkan seorang istri yang juga perwira polisi, Inspektur Satu Sitowati, dan tiga orang anak.
Rencananya petang ini jenazah Langgeng akan langsung dimakamkan di Taman Makam Polisi Berjasa di Cikeas, Bogor, Jabar. Sedangkan jenazah Widiantoro akan dimakamkan di kampung halamannya di Semampir, Purwokerto, Jawa Tengah. Semula, pihak keluarga almarhum akan membawa jenazah ke rumah duka di Kompleks Polri, Kedaung, Pamulang, Tangerang, Banten. Berita penemuan jasad almarhum diterima keluarga siang tadi. Informasi ini sempat membuat istri almarhum <i>shock</i>. Mereka kemudian memutuskan untuk melihat langsung jenazah Widiantoro di RS Polri.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)